• Jl. Raya Pakuwon Km 2 Parungkuda
  • (0266) 6542181
  • [email protected]
Logo Logo
  • Beranda
  • Profil
    • Overview
    • Visi & Misi
    • Struktur Organisasi
    • Tugas & Fungsi
    • Pimpinan
    • Satuan Kerja
    • Sumber Daya Manusia
  • Informasi Publik
    • Portal PPID
    • Standar Layanan
      • Maklumat Layanan
      • Waktu dan Biaya Layanan
    • Prosedur Pelayanan
      • Prosedur Permohonan
      • Prosedur Pengajuan Keberatan dan Penyelesaian Sengketa
    • Regulasi
    • Agenda Kegiatan
    • Informasi Berkala
      • LHKPN
      • LHKASN
      • Rencana Strategis
      • DIPA
      • RKAKL/ POK
      • Laporan Kinerja
      • Capaian Kinerja
      • Laporan Keuangan
      • Laporan Realisasi Anggaran
      • Laporan Tahunan
      • Daftar Aset/BMN
    • Informasi Serta Merta
    • Informasi Setiap Saat
      • Daftar Informasi Publik
      • Standar Operasional Prosedur
      • Daftar Informasi Dikecualikan
      • Kerjasama
  • Publikasi
    • Buku
    • Pedum/Juknis
    • Infografis
    • Siaran Pers
    • Jurnal
    • Buletin
    • Sirkuler
      • Sirkuler Inovasi Tanaman Industri dan Penyegar
  • Reformasi Birokrasi
    • Manajemen Perubahan
    • Deregulasi Kebijakan
    • Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik
    • Penataan dan Penguatan Organisasi
    • Penataan Tata Laksana
    • Penataan Sistem Manajemen SDM
    • Penguatan Akuntabilitas
    • Penguatan Pengawasan
  • Layanan
Thumb
80 dilihat       29 Mei 2026

Strategi Manajemen Tanaman Penaung untuk Komoditas Kopi dan Kakao

Tanaman industri dan penyegar seperti kopi dan kakao merupakan kelompok tanaman C3 yang membutuhkan naungan untuk tumbuh optimal karena efisiensi fotosintesisnya yang relatif rendah. Balai Perakitan dan Pengujian Tanaman Industri dan Penyegar (BRMP TRI) menekankan bahwa manajemen penaung sangat krusial dalam pengendalian iklim mikro guna mencegah kerusakan fisiologis akibat paparan sinar matahari berlebih dan perbedaan suhu yang ekstrem. Selain fungsi ekologis seperti menahan erosi dan menyerap emisi CO2, penggunaan pohon penaung merupakan komponen inti dari sistem pertanian siklus-bio terpadu (Integrated Bio-cycles Farming System) untuk menjaga keberlanjutan produktivitas lahan.

Pisang (Musa paradisiaca) dikategorikan sebagai penaung sementara yang sangat strategis karena pertumbuhannya yang cepat dan memberikan nilai ekonomi tambahan bagi petani melalui penjualan buahnya. Hasil riset menunjukkan bahwa pisang efektif melindungi tanaman muda pada umur 1–3 tahun dari cekaman panas serta berfungsi sebagai pemecah angin. Dalam kerangka bioindustri zero waste, biomassa pisang seperti daun dan pelepah dapat diolah menjadi pakan ternak berkualitas tinggi atau dikembalikan ke lahan sebagai pupuk organik guna memperbaiki struktur tanah. Namun, manajemen jarak tanam (umumnya 6x6 m) dan populasi anakan harus diperhatikan agar tidak terjadi persaingan hara yang merugikan tanaman pokok.

Untuk perlindungan jangka panjang, Sengon (Paraserianthes falcataria) merupakan jenis penaung tetap yang direkomendasikan, khususnya pada wilayah dataran tinggi di atas 1.000 m dpl. Sebagai tanaman leguminosa, sengon memiliki kemampuan istimewa dalam melakukan fiksasi nitrogen atmosfer serta menghasilkan biomassa serasah yang melimpah untuk meningkatkan kesuburan tanah secara alami. Riset membuktikan bahwa naungan sengon mampu menciptakan suhu udara yang lebih sejuk dibandingkan jenis lamtoro, yang berimplikasi pada peningkatan hasil panen kopi secara signifikan. Selain itu, sengon memberikan keuntungan investasi berupa kayu industri yang bernilai tinggi bagi petani di akhir masa ekonomi tanaman.

Seluruh efektivitas sistem penaung ini sangat bergantung pada presisi teknik pemeliharaan terstandar, terutama melalui kegiatan pemangkasan (pruning) secara periodik. Pemangkasan bertujuan untuk mengatur masuknya cahaya matahari (sekitar 60–80%), memperlancar sirkulasi udara guna menekan serangan penyakit Busuk Buah Kakao (Phytophthora palmivora), serta merangsang pertumbuhan primordia bunga pada tanaman kopi. Melalui integrasi tanaman penaung produktif dan manajemen kebun yang tepat, BRMP TRI berkomitmen mewujudkan kemandirian ekonomi petani sekaligus memperkuat resiliensi sektor perkebunan nasional terhadap perubahan iklim global.

Sumber:

  1. Supriadi, H., Ferry, Y., & Ibrahim, M. S. D. (2018). Teknologi Budi Daya Tanaman Kopi. Jakarta:. https://tanamanindustri.brmp.pertanian.go.id/publikasi/buku
  2. Raharjo. (2012). Pemangkasan Tanaman Kopi dan Pemeliharaan Pohon Penaung. Dalam Bunga Rampai Inovasi Teknologi Kopi. Sukabumi: Balittri.
  3. Sobari, I., Sakiroh, & Purwanto, E. H. (2012). Pengaruh Jenis Tanaman Penaung terhadap Pertumbuhan dan Persentase Tanaman Berbuah pada Kopi Arabika Varietas Kartika 1. Buletin RISTRI, 3(3), 217–222.
  4. Syakir, M., & Ferry, Y. (2014). Bioindustry Innovation Technology Based on Integrated Cocoa, Banana and Goat. Dalam Bunga Rampai Bioindustri Kakao. Sukabumi: Balittri.
  5. Wahyudi, T., Panggabean, T. R., & Pujiyanto. (2009). Panduan Lengkap Kakao: Manajemen Agribisnis dari Hulu hingga Hilir. Jakarta: Penebar Swadaya.
Prev Next

- administrator


Pencarian

Berita Terbaru

  • Thumb
    Seminar Tengah Tahun Tahun Anggaran (TA) 2026 BRMP TRI
    28 Jul 2026 - By administrator
  • Thumb
    Sinergi dan Kolaborasi: Tim I-CARE BRMP TRI Matangkan Persiapan Digitalisasi Kebun Kopi di Lampung
    28 Jul 2026 - By administrator
  • Thumb
    BRMP TRI dan Universitas Indonesia: Sharing Knowledge Pengembangan Energi Berkelanjutan
    17 Jul 2026 - By administrator
  • Thumb
    Sosialisasi Document Management System (DMS) dan Cloud Storage Kementerian Pertanian
    14 Jul 2026 - By administrator
  • Thumb
    Akselerasi Profesionalisme, PPPK BRMP TRI Ikuti Orientasi Kurikulum II Kementerian Pertanian
    10 Jul 2026 - By administrator

tags

BRMPTRI Iklim Mikro Manajemen Kebun Perkebunan Berkelanjutan Pisang Sengon Tanaman Penaung

Kontak

(0266) 6542181
08139902670 (WA)
[email protected]

Jl. Raya Pakuwon Km. 2, Parungkuda, Sukabumi 43357 Jawa Barat Indonesia

https://tanamanindustri.brmp.pertanian.go.id

© 2026 - 2026 Balai Perakitan dan Pengujian Tanaman Industri dan Penyegar. All Right Reserved